KOMPOSISI PENDUDUK TIDAK MENGUNTUNGKAN

Januari 3, 2012 pukul 8:27 pm | Ditulis dalam KEPENDUDUKAN | Tinggalkan komentar

Jumlah penduduk yang besar akan menekan standar hidup masyarakat, terutama kalau jumlah penduduk dikaitkan dengan luas tanah atau lahan pertanian yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan penduduk (Konfusius, seorang filsuf Cina).
Pengelompokan penduduk berdasarkan karakteristik tertentu secara umum diklasifikasikan menjadi empat :a) karakteristik demografi; b) karakteristik sosial; c) karakteristik ekonomi; d) karakteristik geografis atau penyebaran.

cdkomposisi

PENGGARAPAN PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB DI PULAU ENGGANO DALAM MEWUJUDKAN NORMA KELUARGA KECIL BAHAGIA DAN SEJAHTERA (NKKBS)

Januari 3, 2012 pukul 8:03 pm | Ditulis dalam HASIL SURVEI | Tinggalkan komentar

Enggano dengan penduduk 2.892 jiwa dan jumlah Kepala Keluarga 846 terdiri beberapa suku terdiri dari 5 Golongan masyarakat suku adat. Terdiri dari 5 suku Asli; Suku Kaitora, suku Kaarubi, suku Kaahoao, suku Kaahoao dan Suku Kauno dan 1 suku pendatang; yakni semua masyarakat pendatang yang digolongkan menjadi suku Kamai’. Masing-masing suku dipimpin oleh ketua suku dan kemudian mereka membentuk lembaga adat dengan nama “KAHA YAMU’Y. Lembaga adat ini dibentuk oleh para kepala suku, kemudian memilih seorang ketua yang disebut dengan PA’ABUKI. Hak atas Tanah dan Pengelolaan Wilayah. Penguasaan tanah yang berlaku di masyarakat adat Enggano berdasarkan penguasaan suku persuku. Seperti suku kaharuba memiliki wilayah Kaudar/kampung Kaana. (Badan Registrasi Wilayah Kelola Adat, 2010).
LAPORAN SEMENTARA NEED ASESSMENT

TUJUH PERAN KELOMPOK KB PRIA MENYUKSESKAN PROGRAM KB PRIA DI PROPINSI BENGKULU

Desember 27, 2011 pukul 4:34 pm | Ditulis dalam Bahan KIE | Tinggalkan komentar

Vasektomi : merupakan salah satu cara ber-KB bagi Pria dengan dilakukan tindakan penutupan (pemotongan, pengikatan, penyumbatan) kedua saluran mani (Vas Deferens) Suami sebelah kanan kiri secara permanen, sehingga pada waktu sanggama sel mani tidak dapat keluar membuahi sel telur, sehingga tidak terjadi kehamilan, yang dilakukan selama 10 – 15 menit.
master 6 peran

PENINGKATAN PARTISIPASI PRIA DALAM BER-KB PEGANGAN BAGI KADER

Desember 27, 2011 pukul 4:29 pm | Ditulis dalam Bahan KIE | Tinggalkan komentar

Penggunaan kontrasepsi merupakan tanggung jawab bersama pria dan wanita sebagai pasangan sehingga metode kontrasepsi yang dipilih mencerminkan kebutuhan serta keinginan suami dan isteri.

Suami dan isteri harus saling mendukung dalam penggunaan metode kontrasepsi karena KB dan kesehatan reproduksi bukan hanya urusan pria atau wanita saja.

Peningkatan partisipasi pria dalam ber-KB merupakan wujud dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan repro-duksi, menghargai dan melindungi hak-hak reproduksi secara adil dan merata.

BUKU SAKU

PERANAN SUAMI DALAM MEMBANGUN BAHTERA KELUARGA SAKINAH BERKUALITAS

Desember 21, 2011 pukul 12:13 pm | Ditulis dalam Bahan KIE | Tinggalkan komentar

Suami bertanggung jawab secara sosial, moral dan ekonomi menyangkut :
 Pencari Nafkah
 Pelindung
 Keteladanan
 Pengasuhan
 Menjalin hubungan dengan lingkungan
 Mempunyai hak Reproduksi yang sama
 Langsung maupun tidak langsung berpartisipasi dalam KB dan Kesehatan Reproduksi

booklet gambar

BUKU SAKU BAGI CALON PENGANTIN TENTANG PELAYANAN REPRODUKSI SEHAT KELUARGA KECIL BAHAGIA SEJATERA

Desember 21, 2011 pukul 12:01 pm | Ditulis dalam Bahan KIE | Tinggalkan komentar

Dalam membina keluarga yang sakinah, sangatlah perlu usaha yang sunguh-sunguh untuk meletakan perkawinan sebagai ikatan suami istri atau calon suami-istri dalam kedudukannya yang semestinya dan suci, seperti yang diajarkan oleh agama islam. Dalam kaitannya dengan hal tersebut Rasulullah telah memberi petunjuk yang sangat jelas bagi kita sebelum memasuki kehidupan rumah tangga, agar memilih seseorang yang menjadi pasangan hendaknya berdasarkan agama, sebagaimana yang tersurat dalam sabda Rasulullah SAW.
cd kawin enggano

INFORMASI ALAT KONTRASEPSI BUKU UNTUK KADER

Desember 21, 2011 pukul 11:56 am | Ditulis dalam Bahan KIE | Tinggalkan komentar

Kontrasepsi adalah alat untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan intim/seksual suami isteri yang sah, kontrasepsi masih penting bagi ibu-ibu yang masih aktif secara seksual/berhubungan intim suami isteri hingga masa menopause atau ibu berhenti haid.INFORMASI ALAT KONTRASEPSI

TUJUH PERAN INSTITUSI MASYARAKAT PEDESAAN MENYUKSESKAN PROGRAM KB

Desember 21, 2011 pukul 6:20 am | Ditulis dalam Bahan KIE | Tinggalkan komentar

a. Institusi Masyarakat Pedesaan :
Wadah pengelola dan pelaksana Program KB Nasional ditingkat desa/kelurahan, dusun/RW dan RT seperti PPKBD, Sub PPKBD, Kelompok KB, Dasa Wisma dan Keluarga.

enam peran imp

ENAM PERAN KEPALA DESA MENYUKSESKAN PROGRAM KB DI PROPINSI BENGKULU

Desember 21, 2011 pukul 5:58 am | Ditulis dalam Bahan KIE | 2 Komentar

Kepala Desa mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, dalam melaksanakan tugas Kepala Desa mempunyai wewenang :
1. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa
2. Mengajukan rancangan peraturan desa dan menetapkan pertaruran desa.
3. Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengenai APB Desa
4. Membina kehidupan masyarakat desa;
5. Membina perekonomian desa;
6. Mengkoordinasikan pembangunan desa secara partisipatif;
7. Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

ENAM PERANKADES

SOSIALISASI HASIL PENETAPAN PARAMETER MASALAH KEPENDUDUKAN DAN PROGRAM KB PROPINSI BENGKULU TAHUN 2010 – 2035 DENGAN TFR 2,5.

Oktober 15, 2011 pukul 9:50 pm | Ditulis dalam KONSEP | Tinggalkan komentar

Penetapan parameter kependudukan difungsikan untuk perencanaan pembangunan, karena kegiatan dari pembangunan sangat erat hubungan dengan kondisi kependudukan. Dalam penetapan parameter faktor yang sangat mempengaruhi perubahan penduduk paling dominan faktor fertilitas, sehingga skenario yang dibuat dengan cara merubah Total Fertility Rate (TFR) dalam melakukan penetapan parameter melalui program Spectrum.
Angka kelahiran Total (TFR) yang diharapkan secara nasional akan terus menurun yang diharapkan pada tahun 2015 TFR 2,1 dan Net Reproduction Rate (NRR) =1 untuk mencapai Penduduk Tumbuh Seimbang.

SOSIALISASI PENETAPAN PARAMETER

Halaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.